by

Inilah Teknik Budidaya Mangga

Buah mangga merupakan salah satu komoditi yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Buah yang satu ini memang mempunyai pangsa pasar yang stabil sebab mangga memang dikonsumsi sebagai buah meja oleh masyarakat.

Selain ditanam pada pekarangan rumah warga, buah yang dikabarkan berasal dari ini juga banyak dibudidayakan dalam skala yang cukup besar. Di Tanah Air sendiri, sentra budi daya mangga yang ada di Jawa antara lain, Indramayu, Cirebon dan masih banyak lagi.

Persyaratan Tumbuh Tanaman Mangga

Hal yang harus diperhatikan agar hasil budi daya mangga nantinya menjadi lebih optimal. Sebagai berikut:

Iklim

Tanaman ini sangat menyukai musim kering yang ada di antara tiga bulan. Masa kering ini juga sangat dibutuhkan buah mangga sebelum dan ketika sudah berbunga. Jika di tanami di wilayah basah maka mangga akan mendapatkan banyak serangan dan bunganya biasanya lebih banyak gugur.

Medium Tanam

Tanah yang cocok bagi mangga pastinya yang gembur dan sedikit berpasir. Akan lebih baik lagi ketika lempung dan seimbang kadar nitrogennya. Adapun derajat keasamannya antara 5,5 sampai 7,5. Jika kurang dari 5,5 maka sebaiknya tanah terlebih dahulu dicampur dengan dolomite.

Ketinggian Tempat

Mangga seharusnya ditanam pada wilayah dataran rendah hingga menengah dengan rata-rata empat nol sampai 500 meter di atas permukaan laut. Buah yang ditanam di dataran tinggi biasanya kurang berkualitas jika dibandingkan dengan yang ditanam di dataran rendah ke menengah.

Teknik Budidaya Mangga

Bibit Mangga

Tanaman mangga dapat diperbanyak melalui 3 cara yakni:

  • Dengan biji. Sebaiknya pilih biji dari tanaman yang kuat juga sehat. Biji mangga tersebut dikeringkan dan kemudian kulitnya dibuang. Setelah itu biji tersebut disemaikan di sebuah kotak dengan ukuran 100x50x20 Jarak tanam pada kotak persemaian merupakan sepuluh hingga dua puluh cm. Biji tersebut ditanam dengan bagian perut mengarah ke bawah agar supaya akarnya tidak menjadi bengkok. Pada saat proses penyemaian biji ini, seharusnya bibit tidak kekurangan air.
  • Dengan cara Okulasi. Cara atau metode ini sebagai memperbanyak pohon mangga yang terbaik. Caranya dengan menempelkan tunas dari bagian batang yang buahnya cukup berkualitas ke bagian batang bawah dimana struktur batang akar juga batangnya kuat. Okulasi ini dilakukan seharusnya pada musim kemarau agar bagian yang ditempelkan ini tidak membusuk.
  • Metode Cangkok. Batang yang hendak dicangkok sebaiknya mempunyai ukuran diameter 2,5 cm dan merupakan tanaman yang telah berumur minimal 1 tahun. Adapun panjang sayatan cangkokan adalah 5 cm. Sayatan selanjutnya diberi pupuk kandang dan selanjutnya dibungkus plastik.

Pada saat proses pemeliharaan dalam budi daya mangga berikutnya merupakan penanggulangan hama atau penyakit. Hama yang biasa menyerang tanaman mangga sebagai berikut :

  • Kepik mangga. Hama menyerang buah dan masuk ke dalam daging buahnya.
  • Bubuk buah mangga.
  • Bisul daun atau procontarinia matteiana.
  • Lalat buah.
  • Wereng.
  • Tungau.
  • Codot.

Sementara ini penyakit yang pada umumnya menyerang mangga adalah yang disebabkan oleh jamur Gloeosporium mangiferadan diplodia sap. Dan penyakit lainnya merupakan cendawan jelaga yang disebabkan oleh jamur yang bernama Capmodium mangiferum. Selanjutnya adalah bercak karet merah dan kudis buah.

Itulah informasi tentang Inilah Teknik Budidaya Mangga dan kamu juga bisa lihat tentang bibit buah terbaik yang kamu harus ketahui. Semoga bermanfaat buat semaunya.

News Feed