by

Ini Dia, Fakta kelebihan Produk Pinjaman Syariah

Di era teknologi seperti sekarang, layanan platform pembiayaan atau yang kerap disebut financial technology (fintech) semakin menjamur. Tidak sedikit platform fintech yang menawarkan pembiayaan dengan cara mudah. Malah banyak banget lho yang cuma dengan mengisi form registrasi secara online, ditambah persyaratan foto KTP dan foto diri, pembiayaan bisa didapat dalam sekejap. Semua dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor lembaga keuangan.     

Tapi tentu saja,kamu juga mesti berhati-hati dalam memilih fintech ya. Jangan sampai gara-gara ingin mendapatkan pembiayaan justru malah membelit kamu di kemudian hari. Yang jelas sih ketika mendapatkan pembiayaan harus digunakan dengan cerdas ya.    

Nah kendati kini semakin banyak platform fintech, namun cara-cara untuk mendapatkan pinjaman secara konvensional juga sampai saat ini masih banyak ditemui. Salah satunya adalah pinjaman berbasis syariah. Tidak sedikit lembaga keuangan seperti perbankan yang hingga kini tetap menawarkan produk dengan prinsip syariah, termasuk pinjaman. Tujuannya memberikan alternatif pilihan kepada nasabah dan masyarakat untuk memilih produk layanan pinjaman yang meringankan.

Produk pinjaman konvensional dan online umumnya memberikan beban bunga yang cukup tinggi. Sebagai konsekuensi kemudahan pengajuan pinjaman yang diberikan. Bagi sebagian nasabah mungkin memberatkan karena jika diperhitungkan jumlah pengembalian pinjaman lebih besar dari modal pinjaman yang diberikan. Tetapi karena alasan kebutuhan mendesak terpaksa diambil sebagai bantuan darurat kamu juga bisa menemukan atm bsi terdekat.

Sistem Bagi Hasil, Biar Kecil Tapi Berkah

Nilai bagi hasil relatif jauh lebih kecil dibandingkan dengan jenis pinjaman lain. Sehingga tidak membebani nasabah peminjam. Tujuan pemberian pinjaman adalah untuk membantu nasabah dan meningkatkan gairah usaha masyarakat dengan mengharap keberkahan bagi kedua belah pihak. Ini sesuai dengan prinsip syariah.

Angsuran Flat

Nilai angsuran setiap bulan sama (flat). Bagi nasabah tentu menjadi angin segar, nasabah bisa menghitung kemampuannya dalam membayar angsuran, memilih tenor pinjaman dan besarnya plafon pinjaman yang dibutuhkan. Sehingga diharapkan tidak terjadi keterlambatan pembayaran. Karena tidak akan terjadi kenaikan jumlah angsuran secara tiba-tiba. Menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Tidak Ada Biaya Administrasi

Tidak dibebankan biaya administrasi. Biaya ini umumnya memberatkan karena sama saja mengurangi nominal pinjaman yang diberikan. Meskipun sudah diinfokan kepada nasabah di awal kesepakatan pinjaman. Biaya administrasi biasanya dibebankan di awal peminjaman dana. Tetapi dalam sistem syariah tidak ada biaya administrasi untuk pinjaman dalam nominal berapapun.

Lebih Ringan

Pinjaman syariah dinilai lebih meringankan masyarakat karena tidak menyertakan beban bunga dalam pengembaliannya. Melainkan bagi hasil yang nilainya sudah disepakati antara pihak pemberi pinjaman dengan nasabah. Jadi dari awal akad hutang piutang nasabah sudah mengetahui dan menyetujui nilai bagi hasil yang harus dibayarkan kepada pemberi pinjaman.